hal-yang-membuat-bahagia
STORY

5 Hal Yang Membuat Bahagia

Posted on

Definisi bahagia untuk setiap orang pasti berbeda-beda. Bisa saja bahagia karena membeli sesuatu, bisa menyenangkan orang tua, punya uang banyak, dan bahagia-bahagia lainnya. Lalu hal yang membuat bahagia untuk saya apa?

Sebenarnya ada banyak hal yang bisa membuat saya bahagia, tapi dari banyak itu saya rangkum menjadi lima. Apa sajakah itu? yuk simak sampai selesai ya.

1. Bisa Jajan Buku

Sejak jatuh cinta dengan salah satu buku yang pernah saya baca, membeli buku menjadi candu dan menjadi hal yang membuat bahagia. Ada kebahagiaan tersendiri ketika bisa membeli buku yang saya inginkan.

Tak sabar menunggu paket buku datang, merobek plastik buku, mencium aromanya, dan menyampulnya memberikan kebahagian tersendiri. Selain membaca buku, hal-hal yang berhubungan dengan buku selalu menyenangkan untuk saya.

Saya selalu bermimpi suatu hari bisa mempunyai tempat khusus yang berisi buku-buku berjejer rapih dengan tempat duduk nyaman untuk membaca.

Membayangkan menikmati waktu luang di tempat itu sambil membaca buku dan meminum teh, sungguh bahagia. Doakan suatu hari nanti akan terwujud ya 🙂

2. Bisa Pergi Traveling

traveling-hal-yang-membuat-bahagia
Teluk Love Jember

Untuk saya yang sulit mendapat izin berpergian jauh, bisa traveling aga jauh adalah salah satu hal yang membuat bahagia. Bukan hal mudah untuk saya mendapatkan izin, ada proses panjang membujuk Mamah.

Menikmati indahnya matahari terbit, merasakan sejuknya angin pantai di sore hari, dan menghirup udara segar pegunungan selalu menyenangkan. Menambah rasa syukur karena indahnya ciptaan Tuhan.

Bersyukurlah kalian yang bisa traveling dengan bebasnya, dan bisa menikmati keindahan alam Indonesia.

3. Bercengkerama dengan Teman

hal-yang-membuat-bahagia
Tertawa bersama, melepas penat

Bertemu teman, makan bersama, mengobrol, dan bersenda gurau adalah hal yang membuat bahagia. Kadang, ketika mood berantakan terus bertemu teman maka keadaan akan membaik. Ada yang begitu juga?

Bukan hanya itu, ketika sedih pun teman adalah obat. Perasaan akan sedikit lebih baik ketika bertemu dan mengobrol bersama. Bagi perempuan membagi beban dengan bercerita memang selalu melegakan.

Untuk saya bertemun teman adalah hiburan tersendiri di tengah rumitnya kehidupan sehari-hari. Ketika tak bisa bertemu teman seperti saat ini, rasanya ada yang kurang. Ya walaupun masih bisa bersenda gurau di grup WA, tapi tetap saja rasanya berbeda. Jadi rindu bertemu teman-teman.

4. Makan Makanan Kesukaan

Bisa makan enak adalah sebuah rezeki, dan bisa makan makanan kesukaan adalah hal yang membuat bahagia. Ya setidaknya itu untuk saya.

Tahukah kalian saya suka sekali makan Bandros (makanan khas Bandung)? jika pulang kampung saya selalu mencari makanan ini. Saat ini di kampung saya sudah yang jual bandros, apalagi jika libur Hari Raya Lebaran.

Namun saya tak pernah menyerah, rela naik motor jauh demi mencari bandros. Kenapa sampai segitunya? karena bisa menikmati bandros enak itu hal langka. Saya bahagia jika bisa makan bandrosSesederhana itu, bisa menyantap makanan yang disukai salah satu hal yang membuat bahagia.

5. Bermanfaat untuk Orang Lain

Mungkin kalimat ini terdengar klise tapi tidak untuk saya. Saya merasa bahagia ketika bisa bermanfaat untuk orang lain.

Bermanfaat tak harus dalam hal besar, tapi dari hal-hal kecil sekalipun. Misalnya membantu orang lain yang kesulitan naik busway karena tak punya kartu, membantu orang lain yang bertanya, dan lain sebagainya.

Ada kebahagiaan tersendiri ketika saya bisa bermanfaat untuk orang lain. Mungkin yang saya bantu hanya hal kecil, tapi melihat yang dibantu senang dan merasa terbantu itu menyenangkan sekali.

Nah itulah 5 hal yang membuat bahagia untuk saya, kalau kalian bagaimana?

12 thoughts on “5 Hal Yang Membuat Bahagia

  1. Deny Oey

    Oktober 2, 2020 at 11:06 PM

    Haduh, bener banget dah. Ketemu temen dan ngobrol ngalor ngidul itu seperti moodbooster buat menjaga kewarasan di masa kayak gini. Huh..
    Anyway,bandros itu ternyata kue rangi ya. Apa mirip? 😅

    1. Antin Aprianti

      Oktober 2, 2020 at 11:34 PM

      Bukan kue rangi, sejenis kue pancong

      1. Ning!

        Oktober 4, 2020 at 9:21 AM

        Bener banget, sensasi paling menyenangkan kalau jajan buku online adalah ketika membuka paketnya dan mencium aroma bukunya. Hem. Mesmerizing banget ya.

        Btw penasaran sama bandros. Kayaknya belum makan itu. Jadi penasaran rasanya kayak apa.

        1. Antin Aprianti

          Oktober 4, 2020 at 8:31 PM

          Bandros itu semacam kue pancong tapi asin kak, kalau di Jakarta pakai gula pasir. Kalau di kampung aku pakai saos.

    2. Agnes

      Oktober 3, 2020 at 8:42 AM

      Poin 1 sama bangeet Antin, kalo aku cita2 pengen punya sudut rumah dengan rak dan jejeran buku2, trus bisa duduk disamping jendela sambil baca buku 😀 semoga terwujud ya Antin

      1. Antin Aprianti

        Oktober 4, 2020 at 8:27 PM

        Nikmat banget ya nes kalau punya sudut kaya begitu, ngebayanginnya aja udah seneng hehe

        1. Tuty Prihartiny

          Oktober 11, 2020 at 5:26 PM

          Khas kak antin banget ini. Apalagi point bila bisa bermanfaat / berbagi kebaikan untuk sesama. Tetap seperti itu ya kak. Selamat berbahagia

          1. Antin Aprianti

            Oktober 12, 2020 at 9:30 PM

            Insya Allah, Teh 🙂
            Teh Tuty pun semoga berbahagia selalu.

  2. Sri Raditiningsih

    Oktober 4, 2020 at 6:32 AM

    Aku setuju banget kalau beli buku bisa kasih kebahagiaan tersendiri. Aku juga mirip sama Ka antin suka beli buku sejak jatuh cinta sama salah satu penulis yg tulisannya kwereeen gak abis² menurutku. Ngumpul bareng temen juga the beeeesssssttttt thing sih

    1. Antin Aprianti

      Oktober 12, 2020 at 9:32 PM

      Yes, karena bisa jajan buku itu privilege kak. Tak semua orang bisa mendapatkannya, bahkan aku pun kadang harus nahan nggak jajan yang lain.

  3. Kartini

    Oktober 9, 2020 at 6:40 AM

    Dan dari semua poin yg antin tulis…… semuanya udah pernah dibahas di blog. Emang itulah yg bikin antin bahagia

    1. Antin Aprianti

      Oktober 12, 2020 at 9:33 PM

      Saking bingung mau bahas apa lagi kayanya kar hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hay, nggak boleh ya !!