STORY

Berlibur Bersama Demi Kewarasan Jiwa

Bekerja di sebuah perusahaan yang sama setelah bertahun-tahun sering kali membuat saya merasa bosan. Deadline dokumen, tender perusahaan, dan beberapa masalah lainnya yang kadang hadir di keseharian saya. Belum lagi macetnya jalanan Jakarta yang selalu membuat stres.

berlibur bersama - pusing kerja - Diantin.com
Sumber gambar : Pexels.com

Sering kali saya menceritakan keluh kesah ini kepada dua teman saya, Tiwi dan Rani. Kami mempunyai group WA untuk berbagi cerita tentang keseharian kami bertiga. Ngerumpi, membuat janji temu, bahkan sering kali menceritakan keluh kesah di tempat kerja masing-masing.

Keluh Kesah Kami

“Pengen resign deh gue”, ujar Tiwi.

“Sama, gue juga pengen nyari suasana baru”. Jawabku.

“Ah iya yuk kita cari kerjaan baru”, timpal Rani.

“Yuk, lagi banyak lowongan kerja nih di perusahaan A dan B”. Kata Tiwi.

“Ih yuk yuk kita coba”, jawab saya dan Rani.

Obrolan seperti itu sering kali terjadi, tapi nyatanya kami masih bertahan di tempat kerja masing-masing sampai saat ini.

Ya, kami bertiga mempunyai kesamaan. Bekerja di satu perusahaan dengan waktu yang cukup lama, dan akhir-akhir ini sedang mengalami jenuh yang teramat sangat dengan pekerjaan masing-masing. Ini sungguh tidak sehat, bagaimana bisa kami mengeluhkan pekerjaan yang sudah memberikan pundi-pundi uang ke tabungan kami selama ini. Semacam tidak bersyukur dengan nikmat rezeki yang sudah diberikan Allah SWT.

Mencari pekerjaan baru bukanlah hal yang mudah. Harus siap untuk memulai semua dari awal, memulai adaptasi dengan lingkungan dan rekan kerja baru. Bukankah kami juga belum tentu cocok dengan rekan kerja di tempat yang baru? Hal itulah yang kadang menghantui kami di tengah-tengah keinginan untuk pindah kerja.

Saya pernah membaca di beberapa artikel, jika berlibur ke suatu tempat dapat menghilangkan kejenuhan akan rutinitas sehari-hari. Wah ide yang bagus, kami bertiga bisa berlibur bersama ke suatu tempat selama beberapa hari.

Setelah membaca artikel tersebut, saya pun membagikan link artikel ke group WA. Tidak lama setelah chat saya terkirim, Tiwi dan Rani pun membalas dengan memberikan respon positif. Mereka setuju dengan artikel itu dan mulai tertarik untuk berlibur bersama.

Menentukan Tujuan Berlibur

Ini untuk pertama kalinya kami bertiga berlibur bersama ke suatu tempat untuk beberapa hari. Jadi kami harus mempersiapkannya dengan sangat matang. Mulai dari menentukan tujuan,  menyiapkan tiket serta penginapan, dan tentu saja perkiraan biaya yang kami butuhkan selama melakukan perjalanan ini.

Hal penting pertama yang harus kami pikirkan adalah tujuan yang akan kami tuju. Rani yang sudah terbiasa naik gunung langsung mengusulkan salah satu gunung yang ada di Jawa Tengah untuk tujuan liburan kami, saya dan Tiwi yang sama sekali belum pernah naik gunung tentu saja menolak.

Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya kami bertiga sepakat untuk liburan ke suatu tempat di Jawa Timur. Malang, itulah tujuan yang akhirnya kami sepakati bersama.

Merencanakan Perjalanan

Tujuan sudah jelas, kami tinggal menentukan itinerary. Dimulai dengan menentukan tanggal yang pas untuk kami bertiga, tentu saja ini penting agar kami bisa mengajukan cuti secepatnya.

Lagi-lagi, kami harus melakukan perdebatan panjang untuk menentukan tanggal yang pas untuk semua. Sampai akhirnya kami sepakat akan berlibur bersama selama lima hari. Mulai dari tanggal 06 September 2018 sampai tanggal 10 September 2018, jadi kami cukup mengajukan cuti selama tiga hari saja. Kami memilih tanggal tersebut karena di tanggal 11 Septembernya bertepatan dengan tanggal merah, sehingga kami mempunyai waktu satu hari untuk beristirahat.

Sebelum mencari tiket dan penginapan, kami membuat itinerary terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar tiket dan penginapan yang kami pilih dekat dengan tempat wisata yang akan kami kunjungi.

Berdasarkah hasil penelusuran kami bertiga di mesin pencarian google, rencananya di hari pertama kami akan meng-eksplore beberapa tempat wisata hits di Pusat Kota Malang. Kampung Warna Warni Jodipan, Alun-alun Malang, Museum Malang Tempoe Doeloe, dan beberapa tempat lainnya menjadi pilihan kami di hari pertama.

Museum Angkut, Air Terjun Coban Rondo, Taman Labirin Coban Rondo, Alun-alun wisata Kota Batu dan beberapa wisata lainnya akan menjadi tujuan kami di hari kedua. Dari Batu kami akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dan kembali pulang ke Jakarta.

Berburu Tiket dan Penginapan

Tanggal dan itinerary sudah jelas, selanjutnya yang harus kami persiapkan adalah tiket dan penginapan. Untuk perjalanan menuju Malang, kami sepakat menggunakan kereta api dan untuk pulangnya kami akan menggunakan pesawat dari Surabaya.

Masalah tiket dan penginapan, kami bertiga mencari dan membandingkan harga mana yang lebih murah dengan pilihan yang lebih lengkap. Ternyata setelah cek sana sini, akhirnya kami bertiga sepakat untuk membeli tiket dan memesan Penginapan di Malang melalui aplikasi Traveloka.

berlibur bersama traveloka 1 - Diantin.com
Mencari Penginapan di Aplikasi Traveloka

Memesan tiket di sini sangat mudah, saya tinggal memasukan tujuan dan tanggal yang diinginkan. Beberapa detik kemudian akan tampil list data penginapan dengan berbagai fasilitas dan harga yang berbeda. Bukan itu saja, saya juga bisa memfilter data agar sesuai dengan yang saya diingankan. Mudah bukan?

berlibur bersama 2 - Diantin.com
List penginapan di Malang

Bukan hanya menawarkan harga yang lebih murah dengan pilihan yang lebih lengkap saja. Di Traveloka, proses pembayarannya juga mudah. Bisa melakukan pembayaran melalui transfer atau melalui mini market yang sudah bekerjasama dengan Traveloka.

***

Semua persiapan kami sudah lengkap. Cuti sudah disetujui, tiket dan penginapan sudah dipesan, dan itinerary juga sudah disusun rapih. Rasanya tidak sabar menunggu sampai hari H 😀

Oh iya, untuk kalian-kalian yang mau berlibur bersama teman ataupun keluarga tapi malas ribet nyari tiket dan penginapan? Bisa banget cek Traveloka.

Selamat berlibur bersama teman atau keluarga tercinta 🙂

29 thoughts on “Berlibur Bersama Demi Kewarasan Jiwa

  1. “Obrolan ingin resign sering kali terjadi, tapi nyatanya kami masih bertahan di tempat kerja masing-masing sampai saat ini.

    .. . Bekerja di satu perusahaan dengan waktu yang cukup lama, dan akhir-akhir ini sedang mengalami jenuh yang teramat sangat dengan pekerjaan masing-masing.”

    I can relate kak. Keluar dari zona nyaman itu muuch easier said than done!

    Terima kasih ya sudah menyuguhkan artikel yang bikin saya senyum-senyum sendiri pagi ini.

  2. Bener banget deh…kalo kelamaan di tempat kerja yg sama kadang suka jenuh apalagi kalo perusahaan tersebut tidak punya program untuk development karyawannya dan ga punya program penyegaran bagi karyawannya…aku selama ini maksimum 5 tahun kerja di suatu tempat yg sama, abis itu siap2 cari tempat baru yg lebih oke hehehe

  3. Hehe emang bener ada kalanya seseorang merasa bosan dengan rutinitas kerjaan, tapi beneran loh liburan emang solusinya.. apalagi skrg aplikasi semakin canggih ya kaya travelloka ini

  4. Seru ya punya grup chat gitu ama para sahabat. Saya pun punya. Iya pekerjaan itu membosankan, kerasa banget oleh saya yang IRT. Walau nggak bekerja di luar, tetapi tetap saya adakalanya bosan bkrja di rumah terus dan begitu lagi setiap harinya dan ga bisa cuti. Klo udh gtu pngnnya liburan hahaha

  5. Cieeee.. Diantin.com uda mulai sering dpt tawaran paid promote nih..

    Jadi liburan ke Malangnya gak ke Bromo nih? 🤔🤔🤔

    Trus komen gw di post sebelumnya kapan diapprove? 😂😂

  6. Resign selalu mnjdi perang batin ya mba.. Jenuh kerja tapi gak brani keluar dari comfort zone…
    Btw aku pun selalu menggunakan traveloka

  7. Judul artikelnya itu loh mbak, nabok banget. Wkwkkw. Karena memang kalau udah jenuh sama rutinitas di kantor, njelimet banget otak. Bawaannya jemu, yang melebihi ketika lagi PMS. #eh jadi curcol dah, haha

  8. iyess…saya juga sering make traveloka
    soalnya gampang banget tuk order tiket dan hotel
    mau batal dan ajukan pengembalian uang juga simpel
    pokoknya mendukung banget tuk merencanakan liburan

  9. Iya ya kak…liburan untuk kembali ‘balance’, semudah itu merencanakan liburan dengan traveloka…coba juga ah….

  10. Bener mbak, emang ada masanya kita butuh melakukan sesuatu hal yang bisa bikin waras dan fresh pikiran. Saran sih, jangan terlalu dijadikan beban, apapun itu mbak. Dan selalu mensyukuri apa yg ada bagi saya itu cara menjaga kewarasan yg paling baik

  11. Malang itu kota yang teduh, sejuk, kulinernya enak. Ke atas sedikit ada Batu Secret Zoo dan Jatim Park dll. Pas ke sana aku juga pakai traveloka, pilihannya banyak proses pesannya juga cepet dan ga ribet. Yuk Dek kita liburan biar waras hehehhe

  12. Ih samaa, tin! Sebentar lagi aku dan temen2 satu divisiku (ples atasanku) jalan2 ke Batu hehe. Kita semuanya (termasuk atasanku) udah mumet, makanya kita beramai2 berencana untuk berwisata.

    Dan… Untuk pemesanan tiket kereta juga hotelnya, memang traveloka itu adalah juru selamat hehe. Ga hanya buat ke malang aja sih. Dari dulu aku selalu pake traveloka buat pesen hotel.

  13. Traveloka itu termasuk miring harganya kalau pesannya paketan ya mbak… Ya tiket, ya penginapan.
    Betul cari pekerjaan zaman now gk mudah, sblm resign pikirkan baik2, kalau dah jenuh mending liburan dulu😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *