STORY

Video Mapping di Monas Dalam Rangka Perhelatan Asian Games

Kemeriahan Asian Games 2018 memang sudah berakhir, tapi serba serbi tentang Asian GamesΒ 2018 masih terekam jelas di ingatan. Bagaimana Pemprov DKI beserta jajarannya membenahi dan mempercantik Jakarta mulai dari fasilitas umum, kendaraan umum dan lain sebagainya. Saya saja sempat kaget ketika melewati beberapa ruas jalan yang menjadi rapih, trotoar yang menjadi lebar dan beberapa halte yang mirip dengan halte-halte di drama korea.

Megahnya Opening Ceremony pada tanggal 18 Agustus 2018 lalu menjadi awal kemeriahan perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Walaupun saya hanya melihat opening ceremony di televisi, tapi sampai saat ini saya masih ingat betul bagaimana megahnya opening ceremony Asian Games 2018. Aksi Bapak Presiden, tarian Ratoeh Jaroe, dan pengisi acara lainnya yang membuat takjub sekaligus bangga dengan keberagamannya Indonesia.

Bukan hanya opening ceremony saja yang ramai, perhelatan olahraganya pun sangat ramai dibicarakan. Bagimana kontingen Indonesia berjuang meraih medali sampai aksi Jojo membuka baju menjadi pembicaraan hangat selama berlangsungnya Asian Games 2018.

Pemprov DKI Jakarta juga tidak mau ketinggalan. Dalam rangka memeriahkan perhelatan Asian Games 2018, Pemprov DKI Jakarta menggelar pertunjukan video mapping di Monas mulai tanggal 17 Agustus sampai 2 September 2018.

Awalnya saya tahu tentang video mapping di story instagram beberapa teman, tapi sempat juga membaca ulasan salah satu teman blogger ketika blog walking. Gambar-gambar dan ulasan yang nggak sengaja saya baca malah membuat saya penasaran ingin menonton secara langsung. Saya pun mengajak dua sahabat saya untuk menghabiskan malam di Monas sambil menonton video mapping di akhir pekan.

Pengalaman Pertama Ke Monas Malam Hari

Selama tinggal di Jakarta, bisa dibilang saya sangat jarang ke Monas. Malah bisa dihitung jari, sepertinya saya baru empat kali ke Monas. Yang pertama ketika baru lulus SD yaitu sekitar tahun 2006, waktu itu diajak saudara melihat air mancur yang bisa berjoged. Terus yang kedua ketika saya masih SMK, waktu itu ada acara marathon dari sekolah dan yang ketiganya saat pertama kali bertemu Junalicious.

Bukan hanya jarang ke Monas, ini juga pengalaman pertama saya ke Monas ketika malam hari. Ya, dikunjungan saya yang ke empat, saya ke Monas malam hari untuk melihat video mapping.

Saya ke Monas naik busway, pasti kalian sudah tahu deh selama Asian Games 2018 pada akhir pekan naik busway gratis. Sungguh hiburan yang hemat, naik busway gratis dan menonton video mapping juga gratis. Suka nih kalo gratis-gratis gini haha

***

Saat itu saya sampai Monas lebih cepat dari jadwal pertunjukan video mapping, jadi saya bisa mencari jajanan ringan terlebih dahulu. Sayangnya ketika sampai di area penjual makanan saya tidak menenukan jajanan ringan, hampir semua berjualan makanan berat. Jajanan ringannya hanya ada gorengan dan kerak telor saja.

Setelah lelah berkeliling area penjual makanan, Mie ayam menjadi pilihan saya. Sedangkan dua sahabat saya memesan bakso malang yang tidak terlihat seperti bakso malang, tapi makanan yang kami pesan lumayan juga kok. Masih bisa dimakan dan untuk harganya juga masih standar.

Jam menunjukan pukul tujuh malam, perut sudah terisi dan minuman juga sudah kami beli. Video mapping sebentar lagi akan mulai, kami pun menuju area menonton video mapping dan mencari posisi duduk yang nyaman. Saat kami datang sudah banyak orang yang duduk dan siap menonton, jadi posisi duduk kami tidak terlalu strategis tapi tak apalah.

Pertunjukan Video Mapping

Pertunjukan video mapping berdurasi selama 25 menit yang menceritakan tentang Asian Games 1962 dan Asian Games 2018. Video yang ditampilkan di Asian Games 1962 antara lain foto Presiden Soekarno dengan rekaman pidatonya.

Dari Asian Games 1962, narator kemudian menarasikan profil Jakarta sebagai tuan rumah. Salah satu yang paling menarik ketika video menampilkan tentang Kepulauan Seribu yang disertai visual dan suara perairan, serasa nyata berada di dekat perairan.

Bukan hanya itu saja, pertunjukan video mapping juga menceritakan tentang Asian Games 2018. Video yang tampil mengenalkan maskot-maskot Asian Games 2018. Ada Kaka, Binbin dan Atung. Duh gemas sekali setiap melihat maskot-maskot Asian Games 2018 ini.

Untuk saya durasi 25 menit terasa sebentar, rasanya baru duduk tapi sudah selesai saja. Apa karena saya terlalu menikmati video ini ya, apapun yang dinikmati dengan hati senang memang akan terasa sebentar.

Oh ya, jika kemarin kalian nggak sempat menonton video mapping di Monas. Saya sempat mendokumentasikannya di IG TV, kalian bisa mampir πŸ™‚

Selain menonton video mapping, saya juga melihat air manjur berjoged. Jadi, setelah selesai menonton video mapping kami melipir untuk melihat air mancur berjoged. Sayangnya tribun tempat menonton air mancur sangat penuh, saya pun tidak bisa mendokumentasikan momen ini.

Saya sih berharap video mapping ini bukan hanya ada ketika Asian Games saja, tapi ada juga di hari biasa. Btw ternyata main malem-malem di Monas seru juga ya haha

Kalau kalian ada yang sempat nonton video mapping juga di Monas? cerita dong di kolom komentar πŸ™‚

47 thoughts on “Video Mapping di Monas Dalam Rangka Perhelatan Asian Games

  1. Sekarang Monas malam hari sudah aman karena dijaga oleh poihak yang berwenang, gak kaya zaman dulu banyak tindak kriminalnya.

    Saya yang kantornya di dekat Monas malah gak pernah berkunjung ke Monas. Sibuk cuy…

  2. Walaupun saya ndak sempat datang ke Monas untuk melihat langsung Video Mapping Asian 2018, apa yang kak Antin tulis cukup menunaikan penasaran saya seputar hal tsb. Terimakasih ya

  3. Video mapping emang kece bgt.. efeknya keren ya . Hiburan gratis yg menyenangkan, semoga bisa sering diadakan ga harus nunggu event2 tertentu.

  4. Pas Asian Games lagi jauh dari Jakarta. Jadi ga ngikutin kemeriahannya. Padahal banyak bgt hiburan ya pas perhelatan. πŸ˜₯πŸ˜₯
    Semoga ada event kece berikutnya di Jakarta.

  5. Ini gw sempet liat d ig story temen, mereka nonton sampe berkali-kali dateng ke monas..
    Yh gw cukup nikmatin dari ig story dan postingan video mereka aja di IG. Wkwkwkwk..

  6. Mosok aku ga tau loh ada acara itu tin hahaha.
    Keren banget tin liat foto-fotonya..
    Btw, busnya bus-bus yang warnanya warna asian games banget yaa. Energy of Asia. Bus yang biasa aku taikin juga begitu dihiasnya dari jauh2 hari banget..
    btw, pertama kali aku ke monas malem2 pas pesta rakyak Pak Jokowi hahaha

  7. Liat video mapping di ig aja udh bagus, waktu itu mau dateng ke monas liat ini tapi ga sanggup sama keramaiannya akhirnya momen ini terlewatkan πŸ™

  8. Monas termasuk tempat favorit saya untuk sekedar nongkrong nongkrong cantik di sore hari. Biasanya bareng teman teman atau dengan anak saya.
    Disana sering ada festival festival atau pamerab seru loh..seperti belum lama ini ada pameran alat alat perang. Pernah juga saya nonton festival ogoh ogoh jd tidak perlu ke Bali.

  9. Aku dulu pengen banget nonton video mapping di Monas ini tapi bingung sama jadwalnya. Akhirnya enggak jadi ke Monas dan pergi ke acara lain. Lihat dari foto-fotonya sih keren banget ya.

  10. Saya baru tahu kalau ada video mapping di monas. Hehe
    Bagus toh ternyata. Kalau tahu saya bisa dateng tuh.

    Tapi atmospherenya emang luar biasa ya mba. Spekta

  11. Ternyata.. Banyak acara dan perubahan Monas yang tidak saya ketahui.. Padahal hampir tiap bulan berkunjung kesana..

    Oia.. Sekarang, Museum Monas juga buka sampe malem loh..
    Jadi buat yang mau mengulang Sejarah Indonesia lewat dioramanya.. Jangan sungkan untuk datang ya.. πŸ™‚

  12. wah keren banget, baru tau ada beginian di Jakarta. Padahal monas kan bentuknya panjang gitu ya, tapi bisa aja jadi “layar”

  13. Aku malah gak tahu lho ada acara video mapping di Monas hahahah. Wahh pasti rame banget sih pas acara kemarin, ya. Mungkin semeriah kalo ada acara tahun baru di monas kali ya Kak Antin?

  14. Wah, aku baru tahu lho ada video mapping di Monas karena jarang buka IG, hehe.
    Tapi lewat tulisan Antin, aku jadi kebayang gimana suasana Monas di malam hari, jajanannya, & video yang ditayangkan terutama tentang Kepulauan Seribu. Terima kasih ulasannya!

  15. video mapping , fotonya bagus kak. tapi menurut saya video mapping di monas kurang bisa dinikmati sih entah karena pencahayaannya atau mata minus ya wkwkwk

  16. sungguh aku baru tahu ini tuh namanya video maping, aku belum pernah ihhh sungguh pengin. Keren banget ya, Jakarta sekarang semarak sekali, punya lapangan banteng yang keren macam SG , dan ada vid mapping di Monas juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *