BOOK

Review Buku Our Hope Karya Inesia Pratiwi

Posted on

Ini kali kedua saya membaca buku terbitan Wattpad. Sebelumnya saya pernah membaca buku yang berjudul Diary Of An Unpopularity. Kemudian tertarik membaca buku Our Hope karya Inesi Pratiwi karena membaca blubr yang ada di belakang buku ini.

Jika melihat di salah satu toko buku online langganan saya, sepertinya saat ini memang banyak penulis wattpad yang ceritanya diterbitkan menjadi buku fisik. Hampir rata-rata penulis wattpad berusia masih sangat muda, makanya saya pun penasaran dengan cerita yang mereka tulis.

Sejauh ini, buku Our Hope merupakan buku tercepat yang saya selesaikan. Dalam hitungan beberapa jam dan satu kali dudukan saja, saya sudah menyelesaikan buku ini. Ya memang , buku ini sangat ringan untuk dibaca sambil santai, lagipula halamannya memang tidak terlalu tebal.

Ada yang sudah membaca buku Our Hope juga? kalau kalian belum membaca buku ini, yuk simak ulasan singkat saya tentang buku Our Hope ini.

Info Buku Our Hope

buku our hope - diantin.com
Cover Buku Our Hope

Judul : Our Hope
Penulis : Inesia Pratiwi
Penyunting : Fitri D.
Penerbit : Loveable
ISBN : 978-602-6922-27-4
Halaman : 284 hlm
Cetak : 2016
Harga : Rp. 69.900,-

Blurb Buku Our Hope

Kisah tentang dua kakak beradik yang lingkaran cintanya selalu berpusat pada laki-laki yang sama. Mereka saling melepaskan, mengorbankan dan merelakan.

Tentang cinta yang tak terbalas, rumah tangga yang semu, dan hati yang semakin rapuh.

Berjuang sendirian selama tujuh tahun dengan memendam cinta kepada sahabatnya sendiri tidak membuat penantian panjang Eva berujung dengan akhir yang bahagia. Kenyataan pahit justru datang kepadanya dan kemudian membuatnya tidak mampu membuka hatinya lagi untuk laki-laki lain.

Namun, ketika perlahan-lahan hatinya mulai terbuka lagi untuk seorang laki-laki yang datang dengan segala kesempurnaannya, kenyataan pahit itu kembali datang untuk yang kedua kalinya. Membuat dirinya dan hatinya mati tak tersisa.

Review Buku Our Hope

Jika kalian membaca blubr di atas, apa yang terlintas di pikiran kalian? waktu pertama kali membaca blubr, saya langsung menebak ini cerita cinta Kakak Adik akan serumit apa sih, membuat saya penasaran untuk membacanya sesegera mungkin.

“Jika aku berhenti memperjuangkanmu, bukan berarti aku berhenti mencintaimu. Aku hanya ingin berhenti menyakiti hatiku.”

Kalimat di atas langsung terlihat ketika memegang buku ini, terlihat seperti kalimat putus asa yang sengaja ditulis di sampul depan buku untuk menarik pembaca.

“Cinta tak harus selalu berbalas, Ada kalanya, harapan untuk memiliki hatinya harus kamu kubur dalam-dalam bersama rasa itu. Hanya mampu mendoakan kebahagiannya dari jauh, walau sebenarnya di lubuk hatimu menginginkan dia merasa bahagia karena kamu.” Hal. 5

Baru di halaman awal saja saya sudah dibuat baper dengan tegarnya hati Eva yang merelakan cintanya. Raskal, teman Eva yang dicintainya sejak hari pertama duduk di bangku SMA malah mencintai Eza adiknya Eva.

Bagi Eva, menjadi sahabat yang bisa dekat dengan Raskal kapanpun rasanya sudah cukup. Ya ampun tegar sekali Eva ini, saya yang bacanya saja ikut miris.

“Cinta yang tidak dikatakan pun masih tetap disebut cinta, kan? selama itu bernama cinta, tak masalah baginya.” – Hal. 7

Mari kita lupakan kisah Eva dan Raskal. Singkat cerita, Eva dijodohkan dengan salah seorang anak teman orangtuanya. Perjodohan yang ntah keberapa, tentu saja Eva menolaknya tapi orangtuanya memaksa agar bertemu saja terlebih dahulu.

Bertemulah Eva dengan lelaki bernama Rayhan, pemuda tampan dengan kulit putih dan tubuh atletisnya. Setelah pertemuan pertama itu, beberapa kali mereka pergi bersama dan lama-lama Eva mulai mencintai Rayhan.

“Jangan buang-buang waktu buat orang yang bahkan nggak sama sekali menghabiskan waktunya buat mikirin kamu.” – Hal. 37

Di sisi lain, Rayhan bertemu Eza secara tak sengaja di lift kantor dan berujung ke pertemuan-pertemuan lainnya. Mereka pun saling jatuh cinta, sampai suatu ketika Rayhan berkunjung ke rumah Eva dan sangat kaget ketika mengetahui jika Eza adalah adik Eva.

Namun, setelah tahu hal tersebut Rayhan dan Eza malah berpacaran dengan dalih Eva tak mencintai Rayhan. Rayhan pun akan membatalkan perjodohannya dengan Eva, tapi takdir berkata lain. Rayhan dan Eva akhirnya menikah, konflik di buku ini dimulai sejak mereka menikah.

Eva yang sangat mencintai Rayhan, berbanding terbalik dengan Rayhan yang tidak mencintai Eva. Bahkan dengan terang-terangan Rayhan mengakui mencintai perempuan lain ke Eva. Sumpah jahat banget Rayhan ini.

“Hanya bisa mencintai, tanpa pernah terbalas. Selalu berharap ingin memiliki, tanpa sadar kalau ia tak pernah bisa tergapai.” – Hal. 81

Akhirnya seperti apa lebih baik kalian beli bukunya dan baca sendiri biar ngerasain gregetannya 😀

“Di saat tak ada yang mampu mengobati goresan luka di hati, hanya wkatu yang bisa menyembuhkan.”  – Hal. 238

Opini Pribadi Tentang Buku Our Hope

Menurut saya, buku Our Hope karya Inesia Pratiwi ini ide ceritanya menarik, hanya saja ada beberapa hal yang mengganggu pembaca. Cerita yang dikemas dengan gaya penulisan yang ringan, membuat buku ini asik. Saya yakin kalian bisa menyelesaikan buku ini hanya dalam sekali dudukan.

Buku Our Hope merupakan buku karya Inesia Pratiwi pertama yang saya baca, bahkan sebelumnya saya belum pernah mendengar namanya. Yang saya tahu Our Hope ini merupakan cerita dari Wattpad yang akhirnya diterbitkan.

Namun siapa sangka, jika Inesia Pratiwi ini adalah Mahasiswi Gunadarma Depok kelahiran tahun 1995. Masih sangat muda sudah membuat buku, keren sekali. Dan, buku Our Hope ini merupakan buku keduanya lho. 

Ketika membaca buku Our Hope ini, kalian bukan hanya akan merasa sedih dan miris dengan takdir cinta Eva. Kalian juga akan dibuat kesal dengan sikap plin plan Eza, dan sikap bodohnya Rayhan. Namun, tak jarang di beberapa bagian kalian juga akan dibuat tertawa dan baper. 

Kekurangan Buku Our Hope menurut opini pribadi

Seperti yang saya dibilang di atas, ada beberapa hal yang mengganggu ketika membaca buku Our Hope.

Yang pertama ketika Eva hamil, dia makan durian cukup banyak. Ya walaupun dia belum tahu kalau hamil, apa tidak berbahaya ibu yang sedang hamil muda memakan durian? Eva ini sebenarnya tidak suka durian, jadi dia seperti mengidam.

Yang kedua, ketika pertemuan Rayhan dan Eva untuk pertama kali. Mama Eva memperkenalkan keluarga Rayhan, mereka 3 bersaudara. Rayhan, Riana, dan yang terakhir Raskal (saat itu Raskal tidak hadir, bahkan Eva baru mengetahuinya setelah akan menikah).

Jadi, Riana ini anak kedua yang artinya adik Rayhan. Namun, di bab-bab akhir kenapa Eva malah memanggil Riana dengan sebutan ‘Mbak’. Ini saya yang berlebihan atau memang wajar memanggil ‘Mbak’ ke adik ipar?

Kejanggalan yang ketiga dan cukup mengganggu alur cerita yaitu, di pertengahan diceritakan kalau Eza dan Rayhan berpacaran lebih dahulu sebelum bertemu Eva. Sedangkan di awal, Eva bertemu Rayhan (saat itu Eza nggak ikut). Terus setelahnya baru Eza bertemu Rayhan, ketika Eva sudah mengenal Rayhan.

Jujur ini cukup mengganggu pembaca sih, pembaca jadi bingung sama alur cerita yang beda-beda gini.

Dan yang terakhir adalah ketika Rayhan ingin menyusul Eva ke Paris. Saat pagi hari Rayhan meminta sepupunya Rio untuk menyiapkan semuanya, mulai dari passpor, visa, dan tiket pesawat. Ajaibnya, malamnya Rayhan sudah bisa menyusul Eva ke Paris.

Wow luar biasa sekali, visa ke Schengen bisa jadi dalam hitungan jam saja. The power of orang kaya kah? 

Ini kedua kalinya saya membaca buku yang sebelumnya popular di wattpad. Di buku pertama yang saya baca, saya sangat kecewa dengan penyuntingannya karena banyak sekali ejaan yang salah tulis. Bahkan ada bab yang diulang, saya sampai berpikir apakah buku ini melewati tahap penyuntingan.

Sama halnya dengan buku Our Hope ini, ada beberapa kejanggalan yang cukup mengganggu pembaca dan beberapa ejaan yang salah tulis. Namun, terlepas dari beberapa kejanggalannya, buku Our Hope tetap seru untuk dibaca kok.

Jadi, untuk kalian yang butuh bacaan ringan yang bisa selesai sekali dudukan. Kalian bisa coba membaca buku Our Hope karya Inesia Pratiwi ini.

Selamat membaca 🙂
Antin Aprianti

 

Baca juga review buku lainnya :
  1. Book Review : The Architecture Of Love
  2. Review Buku: Di Dalam Lembah Kehidupan Karya Buya Hamka
  3. Book Review : Resign! Karya Almira Bastari

16 thoughts on “Review Buku Our Hope Karya Inesia Pratiwi

  1. Gita Siwi

    Mei 13, 2020 at 3:56 AM

    Wah asyik kak review bukunya bisa jadi pelajaran juga nih buat aku bagaimana caranya review buku. Pun kalimat yang menarik mata minat pembaca udah terpampang mengoda untuk dibaca ya. Makasih kak

    1. Antin Aprianti

      Mei 16, 2020 at 10:04 PM

      Semoga nggak terlalu spoiler review bukunya ya kak hehe

  2. Dede Ariyanto

    Mei 13, 2020 at 8:46 PM

    Ya ampun Wattpad. Sejak zaman pake hp Sony Erricson aku dah kenal apps ini. Sekarang, makin maju dan berkembang yah. 👍🏻😎

    1. Antin Aprianti

      Mei 16, 2020 at 10:03 PM

      Benar kak, sekarang wattpad semakin berkembang dan semakin banyak buku-buku bagus jebolan wattpad

  3. Ludyah Annisah

    Mei 15, 2020 at 8:06 AM

    Suka sama review bukunya, asik banget pas dibaca. Jadi langsung berasa nih bukunya menarik haha. Please, jangan racunin aku terus Ntin, soalnya bakal bikin ketagihan wkwkk. Btw, ini di wattpad ya, meluncur ahhh #carigretongan

    1. Antin Aprianti

      Mei 16, 2020 at 10:07 PM

      Masih belajar kak, semoga nggak spoiler ya hehe
      Dun gimana dong aku sukanya ngeracunin biar ada teman diskusi haha
      Aku pinjem buku teman kak, palingan di wattpad udah dihapus ending ceritanya

  4. Akarui Cha

    Mei 15, 2020 at 11:18 AM

    Wahz penerbitnya Loveable ya.

    Saya pun pernah baca buku terbitan Wattpad dan jujur, nggak sanggup saya baca sampai habis karena banyak typo nya.

    Jadi ingin lihat secara langsung nih buku Our Hope ini.

    1. Antin Aprianti

      Mei 16, 2020 at 10:11 PM

      Sepertinya kekurangannya memang banyak typo ya kak, tapi makin ke sini semakin baik sih. Eh tapi tergantung penerbitnya juga ya

  5. Visya Al Biruni

    Mei 16, 2020 at 1:26 AM

    Detail banget Kak reviewnya hehe. Bagus bagus, suka, mengapresiasi tapi juga memberi masukkan. Dan berhasil bikin penasaran hehe.
    Btw penulisnya seumuran aku 😀

  6. Putu Sukartini

    Mei 16, 2020 at 11:20 PM

    Aku baca reviewnya jadi tertarik pengen baca lengkapnya deh
    Dan aku suka cara reviewnya, tak melulu berupa pujian tapi juga ada kritiknya yang disampaikan dengan santun
    Aku mau nyari wattpad juga ah

    1. Antin Aprianti

      Mei 26, 2020 at 7:58 PM

      Masih ada di wattpad kak tapi endingnya sudah dihapus

  7. Caroline Adenan

    Mei 17, 2020 at 8:51 PM

    Wah aku langsung dong buak apps Wattpadku searching Our Hope ini. Dan ya udah terbit ya di toko buku, cuma bisa baca sedikit aja, karena part akhir sudah di delete karena sudah terbit 🙂
    pantesan aku pernah lihat buku ini di Gramedia.
    Sayangnya ebooknya belum ada ya di playbook 🙂

  8. Melly Feyadin

    Mei 18, 2020 at 11:01 PM

    Sepertinya ceritanya cukup berat, klo harus berbagi perasaan dg saudara sendiri soal cinta kepada laki2, merelakan dan melepaskan. Apalagi yg disukai lelaki yg sama.
    Hmm

  9. Hida

    Mei 19, 2020 at 7:30 AM

    Memang sekarang banyak ya cerita dari wattpad yang dibukukan..cuma sering banget baca review dari karya mereka yang kayak kurang selektif dari bagian editingnya.

  10. Honey Josep

    Mei 19, 2020 at 10:09 AM

    hm, jadi pengen baca our hope deh! Masih ada di wattpad kah?

  11. Keke Naima

    Mei 19, 2020 at 3:10 PM

    Sosok Eva luar biasa tabah, ya. Udah bertepuk sebelah tangan, masih juga mau jadi sahabat. Saya yang malah jadi gregetan hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hay, nggak boleh ya !!